DRAGONARMS

  • Cita Rasa Blog Abudzar.
  • Komputer, Health, Joke, Game dll. Hak Anda
  • Hari Ini Adalah Milik Anda, Puaskan Diri Anda Disini.
  • KEEP CALM.

13 Feb 2012

Tips Berkelahi

Postingan Saya Kali Ini Membahas Bagaimana Cara Berkelahi!
Tentunya Anda Pernah Berkelahi atau paling tidak pernah melihat Orang Berkelahi!


Seru Tidak?
Pastilah Dimana-Mana Berkelahi Seru Kalau Anda Yang Menonton.
Postingan Ini Saya Buat Karena Ada Teman Saya Bingung Cara Berkelahi!
Aneh, Bukan?



Yah, Nddak Perlu Basa-Basi Karena Secepatnya Anda Harus Baca Postingan Ini Karena Besok Anda Akan Dikeroyok Sama Tukang Becak Setempat!


Attention!




A. Tangan Kosong

kalau kamu berkelahi dengan tangan kosong, saya akan memberikan titik2 kelemahan orang biasa (kalau orang sakti.. mending jangan dilawan).

1. telinga
jika kita memukul telinga lawan kita, dia pasti akan sempoyongan, karena telinga adalah pusat keseimbangan kita. para petinju selalu mengincar rahang, karena bagian itulah yg paling dekat dengan telinga(pada tinju, memukul telinga itu dilarang).

2. jakun
bagi yg blom tau jakun, jakun itu tonjolan yg ada di leher kamu. nah jotos pas di jakun aja, dijamin lawan pasti kesakitan. klo keras bisa muntah lho..

3. rusuk
pukul bagian rusuk lawan, sakit-nya pasti kerasa di semua badan.

4. hidung
pukul hidung lawan sekeras - kerasnya, dijamin lawan bakal menangis(fakta). ini karena ada suatu bagian di hidung yg berhubungan dengan mata.

5. mata
colok mata lawan, cara licik yg sangat manjur

6. kemaluan
tendang kemaluan, cara klasik yg selalu berhasil

7. tengkuk
sebenarnya bukan tengkuk, tapi di bawah leher. karena ada syaraf yg berhubungan disana. pukul yg keras, bisa pingsan

8. perut
bisa muntah tuh lawan


B. Menggunakan Senjata



pakailah senjata yg tidak terlalu mencolok dan ringan (kayu dll.). karena akan sulit jika menggunakan senjata yg lumayan berat seperti palu, tang, dll. bahkan bisa mecelakakan diri sendiri. jangan memakai senjata tajam, bisa2 memakan nyawa(masuk penjara lagi..)

kalau kamu memakai kayu, pukulah bada bagian2 tubuh yg sudah saya sebutkan tadi (telinga, kemaluan, jakun, dll.). tapi paling manjur kalau memukul tempurung lutut atau biasa kita bilang dengkul..
pukul aja agak keras, gak bisa jalan tuh lawan.



Copyright:  http://www.kaskus.us/



1. yg harus dilakukan adalah mengatur nafas, kosongkan pikiran (jangan berpikir tentang lawan, penonton, ato urusan lain, fokuskan konsentrasi ke satu titik)

2. tidak usah berfikir postur tubuh lawan kita jauh lebih besar, wajahnya lebih garang, dia anak jendral, dsb karena fikiran itu cuma menambah hancur mental yg sudah kebentuk, toh mereka juga makan nasi, kalo di tembak ya juga mati

3. jangan berfikir setiap perkelahian akan berjalan fair atau adil, kita tidak akan mengerti tabiat lawan & apa yang mereka selipkan dibalik bajunya atau dia akan bertarung tanpa bantuan teman. Bukan berarti kita juga boleh curang seperti mereka dengan membawa senjata api ato senjata tajam, LAKI BERKELAHI TANGAN KOSONG, LAKI BERKELAHI SECARA JANTAN! 1 v 1 !

4. NO TIME FOR STRETCHING! jadi persiapkan fisik apa adanya dengan melakukan pemanasan apa adanya pula

5. jika kejadiannya terjadi tanpa ada jeda, atau ente gak dikasih kesempatan untuk bicara sedikitpun, coba untuk atur nafas seperti di No. #1 tadi & langsung ikuti permainannya

6. jangan sok jadi jagoan, mentang2 banyak cewek yg nonton, langsung pasang aksi, keluarin jurus2 bruce lee...GAK PERLU! ini perkelahian jalanan man! bukan di tv, kalo memang punya ilmu beladiri & fasih gunainnya sih silahkan, tapi kalo berantem aja belum pernah mending gak usah banyak gaya dulu, cukup sikap sempurna

7. jangan takut untuk melarikan diri, maksudnya disini adalah kalo kondisi tidak memungkinkan, tidak ada jeda untuk menyerang balik, & nyawa sedikit terancam, coba untuk melarikan diri ke tempat yg lebih memungkinkan, tidak usah dengarkan kata orang, pikir keselamatan nyawa lebih dulu!

8. jangan berfikir untuk menyerang arah kepala & perut biar lawan lumpuh dengan sekejap, memang kalau serangan kita telak mengenai sasaran, lawan akan lumpuh seketika, tapi wilayah ini paling sulit dijangkau, coba untuk menyerang titik lemah dulu ( titik lemah: leher/jakun, kemaluan, lutut & tulang kering)

9. semakin lawan terlihat emosi, bukan berarti ia semakin kuat, justru pada saat kita sukses membuat lawan semakin emosi, lawan akan sulit mengkontrol akal sehatnya, dari situ kita bisa lebih leluasa melakukan serangan

10. jaga jarak lawan, jangan sampai posisi kita terlalu dekat dengan lawan, hal ini bisa berbahaya karena lawan bisa saja bertindak jauh dari pikiran kita sebelumnya

11. jangan menyerang sebelum diserang, hal ini juga sangat penting, supaya kalo kasusnya dibawa kepihak yg berwajib, kita bisa dianggap "diserang"

12. jangan terlalu sering menggunakan teknik ground fighting (atau terlalu lama), ini bisa merugikan kita jika terlalu lama ground fighting dengan lawan karena kita tidak pernah tau siapa saja yang mungkin membantu lawan untuk menyerang kita di kondisi seperti itu. Sah2 saja jika ground fighting dilakukan secara cepat & langsung melumpuhkan lawan (lawan langsung mengalami dislokasi tulang, kehabisan nafas, dsb)

13. untuk yang belum berpengalaman berantem, jangan terlalu lama berantem ya, kalo fisik sudah gak kuat lagi, jangan dipaksakan, berusaha lari ketempat aman, contoh: ke ruang guru, kantor polisi, pos satpam, ato ke ke pos hansip

14. ini yg lebih penting, ada baiknya sebelum perkelahian terjadi, keduabelah pihak merundingkan permasalahan dengan kepala dingin supaya perkelahian tidak terjadi

15. kalo udah selesai berantemnya, menang gak menang jangan lupa gabung di grup beladiri supaya punya bekal kalo berantem lagi



Copyright: http://expert-168.blogspot.com/


buat apa kita takut sama orang jahat?

Sherlock Holmes mengatakan :
Orang yang berkelahi demi kebenaran akan mendapat kekuatan tiga kali lipat dari senjata yang dimilikinya.


Disnilah perlunya pengetahuan kita untuk menjaga diri kita untuk siap sedia saat situasi darurat, khususnya di perkelahian tangan kosong. Di bawah ini ada beberapa prinsip yang harus kita ingat dalam bela diri praktis, antara lain :


• Tidak ada aturan. Ini bukan pertandingan persahabatan di gelanggang yang menjunjung tinggi sportifitas. Tidak ada aturan bagi siapa pun yang melibatkan diri di dalamnya. Penyerang Anda tidak akan pusing memikirkan aturan, dan Anda pun sebaiknya melupakan segala aturan


• Anda tidak perlu memikirkan nasib lawan. Orang yang menyerang Anda tiba-tiba di jalan tidak akan memikirkan keselamatan Anda. Karena itu, saya sarankan Anda mengesampingkan semua aspek moralitas barang sejenak dan memprioritaskan keselamatan pribadi di atas segalanya. Lagi pula, tidak ada jaminan Anda hanya akan diserang oleh satu orang.

• Hindari bergumul. Bergulat gaya Royce Gracie di UFC dulu memang kelihatannya keren, tapi sebaiknya jangan digunakan. Akan menjadi masalah besar jika Anda bergumul dengan lawan secara rapat, sementara ia menyimpan sebilah pisau di saku celananya. Kalau ia sempat meraih saku, tamatlah sudah. Di samping itu, bergumul dengan satu orang akan sangat membahayakan jika lawan Anda banyak. Sementara Anda bergumul dengan yang satu, datanglah yang lain. Namanya juga penjahat, tentu tidak sportif!



• Jangan terintimidasi. Jangan terpengaruh dengan suaranya yang menggelegar, kata-katanya yang kotor, wajahnya yang jelek, atau tubuhnya yang penuh tato. Anda mesti ingat bahwa manusia yang merasa perlu mengintimidasi orang lain adalah manusia yang memiliki rasa takut dalam dirinya. Andaikan ia memiliki kekuatan besar, misalnya bisa meremukkan pohon beringin, maka ia tidak akan merasa perlu mengintimidasi lawan. Sekali sentil pun musuh melayang.

• Kondisikan diri. Jangan ada keraguan. Sadarlah bahwa tidak ada pilihan selain melawan. Jika Anda masih ragu-ragu untuk melawan, maka jangan lakukan! Lawanlah jika Anda memang yakin. Jika belum yakin, maka yakinkanlah diri terlebih dahulu!

• Bersiap untuk apa pun. Namanya juga penjahat, mereka sudah terbiasa hidup curang. Anda tidak boleh berpikir bahwa mereka akan datang dengan tangan kosong hanya karena Anda tidak punya senjata. Anda pun sebaiknya berpikir dengan cara mereka. Kalau tiba-tiba ada sebatang linggis melintang di dekat kaki, mengapa harus gengsi? Ambil dan manfaatkan!



• Sadar tempat. Jangan mau didesak. Jika tempat Anda berpijak itu ramai, jangan mau dipojokkan ke tempat sepi. Tidak ada salahnya berteriak minta tolong agar penjahat itu diringkus ramai-ramai. Perhatikan keadaan sekitar. Adakah yang bisa dimanfaatkan demi keselamatan pribadi? Jika Anda yakin bisa menaklukkan mereka jika satu lawan satu, tidak ada salahnya lari ke gang yang sempit. Kalau ada tempat gelap yang berbahaya namun Anda sudah hapal luar kepala, tidak ada salahnya lari ke sana dan membereskan lawan-lawan Anda. Seluruh alam bisa digunakan sebagai senjata. Jangan ragu mendorong lawan agar jatuh ke jurang!

• Titik-titik berbahaya. Anda tidak perlu berlelah-lelah mengadu otot dengan lawan. Kalau lawan banyak, maka Anda perlu menghemat tenaga. Seranglah daerah-daerah yang berbahaya saja. Mata, kemaluan dan lutut adalah tiga titik penting yang harus Anda ingat baik-baik. Satu serangan kuat ke salah satu dari tiga titik itu sudah bisa menjamin kemenangan.

Berikut ini adalah tips-tips bela diri praktis yang bisa saya bagi. Barangkali tips-tips di bawah ini terkesan kejam, tapi beginilah keadaan di jalanan yang sebenarnya.



• Pandangan. Mata tidak boleh terfokus pada satu bagian dari tubuh lawan. Mata harus bisa melihat seluruh tubuh lawan dengan bahu sebagai titik fokusnya (meskipun tetap tidak terfokus 100% pada bahu). Melihat bahu ada manfaatnya untuk menebak serangan lawan, karena biasanya bahu akan bergerak duluan sebelum menyerang, kecuali jika ia adalah ahli bela diri yang sangat terlatih. Jika mata Anda terfokus pada tangan, maka Anda tidak akan bisa mengawasi kakinya, demikian pula sebaliknya. Seluruh gerakan lawan harus bisa terlihat. Hal ini bisa dilatih, bahkan jika lawan berjumlah lebih dari satu orang.

• Wajah lawan. Ya, sebagian besar preman memang jelek. Tapi tidak usah melihat wajahnya, karena yang menyerang adalah tangan dan kakinya, bukan wajahnya. Berhentilah menatap wajahnya. Kalau ia mendekatkan wajahnya, maka segera ambil kesempatan untuk melukai matanya.

• Emosi. Jangan terlalu percaya pada mitos Dragon Ball. Manusia yang mengamuk tidak akan bertambah kuat. Serangannya pun akan semakin ngaco. Jika lawan hanya satu, ada baiknya memprovokasi lawan, misalnya dengan meludahi mukanya atau balas memaki. Tidak ada salahnya, ini cuma psy-war. Setelah emosinya terpancing, gerakannya akan menjadi serampangan dan susah terkendali.

• Anting dan telinga. Jika lawan mengenakan anting, apalagi yang ukurannya besar, maka bersyukurlah! Lawan semacam ini mudah dihadapi jika kita tahu caranya. Cukup dengan menarik anting-anting itu sampai putus, maka dijamin ia akan bersimbah darah dan kesakitan. Tidak akan fatal sampai melenyapkan nyawanya, tapi kemungkinan besar ia akan terlalu sakit untuk meneruskan pertarungan. Siapa suruh jadi penjahat? Oya, jika tidak ada anting, daun telinga juga bisa sobek jika ditarik dengan keras. Mengapa tidak?



• Dinding atau selokan. Jika di belakang Anda ada dinding atau selokan, ada baiknya memanfaatkannya untuk membenturkan kepala lawan atau melemparnya agar jatuh. Ketika dia menyerang, manfaatkan momentumnya!

• Lutut dan kemaluan. Gunakan tendangan hanya untuk menyerang dua titik ini saja. Jika Anda menendang terlalu tinggi, lawan akan mudah menangkisnya. Sebaliknya jika Anda menendang ke bagian yang rendah, biasanya preman yang tidak terlatih bela diri tidak akan sempat mempertahankan diri. Jika lawan melakukan tendangan tinggi, tangkislah dengan tangan sambil menyerang bagian kemaluan atau kakinya yang sedang berpijak di atas tanah.

• Atas-bawah. Mata di atas, lutut dan kemaluan di bawah. Lakukanlah serangan tipuan dengan berganti-ganti antara serangan atas dan bawah. Biasanya preman bukanlah ahli bela diri. Jika kita berpura-pura akan menyerang ke arah kepalanya, paling-paling ia akan menyiapkan double cover layaknya petinju. Nah, itulah saat yang tepat untuk menyerang lutut atau kemaluan! Demikian juga jika Anda melakukan serangan tipuan ke arah lutut, dan lawan menyambutnya dengan menurunkan kedua tangannya, Anda tidak perlu ragu untuk menyerang mata atau telinga lawan.

• Tulang kering. Jangan terlalu takut pada lawan yang suka menendang. Jika ia mengumbar tendangan, dekati sedikit dan benturkan tulang keringnya dengan otot lengan atau siku Anda. Kemungkinan besar dialah yang akan mengerang kesakitan.

• Jarak. Jika jarak Anda dengan lawan cukup rapat, maka tidak bijaksana untuk memaksakan memukul dan menendang. Gunakan serangan dengan siku dan lutut. Agak jauh sedikit boleh menggunakan pukulan, sedangkan jarak yang lebih jauh lagi mengharuskan Anda menggunakan teknik tendangan. Jarak yang cocok untuk tendangan jangan digunakan untuk menyerang dengan siku, demikian pula sebaliknya.

• Sesuaikan dengan situasi. Jangan berharap akan terjadi kondisi ideal. Andalah yang harus menyesuaikan diri dengan situasi, bukan situasi yang menyesuaikan diri dengan Anda. Lakukan apa yang Anda anggap perlu untuk menyelamatkan diri. Ingat, apa pun sah dalam rangka menyelamatkan diri. Apa pun!

Apabila lawanmu lebih dari satu orang atau mereka menggunakan senjata api, maka berusahalah menghindar dengan memanfaatkan kondisi lingkungan saat itu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar